Dua Tahun Perjuangan, Keberhasilan Desa Bulusari dalam Program Jambanisasi

admin

PASURUAN (dialogmasa.com) Desa Bulusari, Gempol, telah berhasil mendisiplinkan warganya untuk tidak buang air besar (BAB) sembarangan dan menjalani pola hidup bersih melalui program pembangunan jamban sehat bagi masyarakat yang belum memilikinya.

Sebagian masyarakat sebelumnya masih ditemukan BAB sembarangan, baik di sungai maupun di semak-semak, karena mereka tidak memiliki jamban atau kurang kesadaran tentang pola hidup sehat.

“Upaya kita lakukan sejak dua tahun silam, pertama melakukan sosialisasi ke warga agar tidak BAB di sungai dan mengubah perilaku hidup sehat dengan melibatkan kader PKK dan Posyandu desa,” jelas Nurhayati, Kepala Desa Bulusari.

Selain itu, faktor ekonomi menjadi penyebab lain warga BAB di sungai karena banyak yang tidak memiliki biaya untuk membangun jamban sendiri. Melalui musyawarah desa, Pemerintah Desa mengajukan usulan kepada Pemkab melalui Dinas Perkim. “Alhamdulillah, direalisasikan sebanyak 20 unit pada tahun 2023,” tambahnya.

Namun, bantuan tersebut belum mencakup semua warga Bulusari yang belum memiliki jamban sehat. Oleh karena itu, Desa mengalokasikan anggaran dari dana DD untuk pembangunan 20 unit jamban lagi pada tahun 2024 yang tersebar di beberapa dusun, dan kegiatan bantuan tersebut telah direalisasikan.

Seiring dengan rampungnya program ini, Desa Bulusari telah menerima sertifikat dari Dinas Kesehatan sebagai desa yang bebas BAB sembarangan. Pemerintah Desa terus menghimbau warga untuk berperilaku hidup sehat dan tidak lagi BAB di sungai. (Ali/WJ)

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar

×