Germas Rubuha Digelar di Kecamatan Rejoso, Dirjen Tanaman Pangan Turut Hadir

admin

Germas Rubuha Digelar di Kecamatan Rejoso, Dirjen Tanaman Pangan Turut Hadir

PASURUAN (dialogmasa.com) – Masyarakat Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, menggelar Gerakan Massal Membangun Rumah Burung Hantu (Germas Rubuha) pada Rabu, 10 Juli 2024.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Suwandi Kepala Dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Pasuruan dan forkopimcam Rejoso.

Suyono, petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rejoso, menjelaskan bahwa dua rumah burung hantu telah dibangun di wilayah tersebut. “Kami membangun rumah burung hantu untuk membasmi tikus yang merusak sawah-sawah di Kecamatan Rejoso,” ujar Suyono.

Germas Rubuha merupakan inisiatif dari masyarakat setempat dengan dukungan dinas terkait. Sebagian besar pendanaan berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang mencakup sekitar 10 hingga 11 desa di Kecamatan Rejoso. Kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi masalah hama tikus yang telah menyebabkan banyaknya gagal panen pada tanaman padi.

“Dengan adanya rumah burung hantu, tikus-tikus akan terbantu dikendalikan secara alami. Burung hantu datang sendiri setelah rumahnya dibuat,” tambah Suyono.

Keberadaan rumah burung hantu telah memberikan dampak positif bagi para petani. “Alhamdulillah, 50 persen petani di wilayah kami bisa panen dengan lebih baik,” kata Suyono.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, turut serta dalam kegiatan ini dengan menaikkan tiang rumah burung hantu di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso.

Partisipasi aktif dari pejabat daerah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendukung upaya masyarakat untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Germas Rubuha, menjadi harapan masyarakat Kecamatan Rejoso agar mampu meningkatkan hasil panen padi mereka dan mengurangi kerugian akibat hama tikus. (Ali/WJ) 

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar

×