Hari Al Quds Sedunia, 3500 Masa KUMAIL Gelar Orasi dan Long March di Surabaya

admin

SURABAYA (dialogmasa.com) – Agresi militer penjajah zionis dukungan AS dan Barat yang brutal dan menyasar warga sipil Palestina di Gaza masih terus berlangsung. 

Hal itu mendorong masyarakat Jawa Timur yang tergabung dalam komite Umat Islam anti Amerika dan Israel (Kumail) mengelar aksi demonstrasi berupa orasi di depan umum serta long March di Surabaya hingga berakhir di taman bungkul, Jum’at 05/04/24.

Menurut koordinator media center Kumail, Mahdi kegiatan ini merupakan yang ke 25 kali. Artinya sudah 25 tahun Kumail menggelar kegiatan ini secara rutin setiap tahun di Jum’at terakhir bulan suci Ramadan.

Peserta tahun ini menyentuh angka terbesar sepanjang sejarah aksi mereka, sebanyak 3500 peserta aksi ikut serta dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jawa timur mulai dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Kediri, malang, lawang, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Lumajang, Bondowoso, dan lainnya.

Melalui aksi ini Komite Umat Islam Anti Amerika dan Israel (KUMAIL) bersama seluruh elemen kemanusiaan dan perlawanan global menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Apa yang terjadi di Palestina dan mengalami puncaknya akhir-akhir ini berupa agresi militer brutal terhadap jalur Gaza adalah sebentuk genosida terhadap rakyat Palestina yang dipraktikkan oleh entitas ilegal zions dengan dukungan Amerika Serikat dan Barat.

2. Segala bentuk penjajahan sebagaimana yang dipraktikkan rezim zionis di Palestina sejak 1948 bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip kemanusiaan sehingga harus dihapuskan dari kehidupan umat manusia.

3. Dukungan AS, Barat dan para kaki-tangannya di Asia Barat terhadap rezim zionis membuktikan bahwa genosida rakyat Palestina adalah proyek penjajahan zionisme internasional sehingga harus dihadang dan dilawan secara total dan kompak oleh seluruh elemen kemanusiaan dan perlawanan semesta.

4. Bangsa Palestina yang dijajah memiliki semua hak untuk melawan penjajahan rezim zionis dengan segala cara yang legal, termasuk perlawanan bersenjata demi meraih kemerdekaan.

5. Mengapresiasi setinggi-tingginya langkah-langkah diplomatik dan kemanusiaan yang ditempuh Pemerintah Republik Indonesia selama ini dalam mendukung dan mengupayakan kemerdekaan bangsa Palestina.

6. Menghimbau dan mendorong para tokoh, ormas, dan forum-forum nasional maupun internasional untuk bersama-sama menegaskan bahwa bangsa palestina berhak menentukan nasib dan masa depannya sendiri dan merdeka dari penjajahan.

Jurnalis: Ali

Editor: WJ

 

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar

×