Kabupaten Pasuruan Adakan Workshop Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

admin

PASURUAN (dialogmasa.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyelenggarakan Workshop Terapan Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Acara yang berlangsung di Senyiur Hotel Tretes ini dihadiri oleh anggota DPRD kabupaten Pasuruan, Abdul Rouf dan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Kadis Perpusip, Diano Vela Fery.

Dalam sambutannya, Diano menyampaikan pentingnya peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan, pusat kegiatan masyarakat, dan pusat kebudayaan harus dimaksimalkan sebagai media pembelajaran mandiri sepanjang hayat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perpustakaan harus menjadi wadah untuk menemukan solusi dari permasalahan kehidupan masyarakat serta memfasilitasi pengembangan potensi yang dimiliki masyarakat.

Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan sarana pendukung berupa wahana membaca mandiri, yaitu perpustakaan. Menurut Diano, “Apabila membaca sudah menjadi budaya dalam kehidupan berbangsa, maka akan tercipta sumber daya manusia yang aktif, dinamis, berpengetahuan, kreatif, dan inovatif.”

Lebih lanjut, Diano menyatakan optimisme bahwa jika kegemaran membaca menjadi budaya dalam masyarakat, kualitas pengetahuan dan informasi masyarakat Pasuruan akan meningkat, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan,” tambahnya.

Workshop ini diharapkan dapat menjadikan perpustakaan sebagai rumah kedua bagi masyarakat, sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga pendidikan, penelitian, rekreasi, sosial, dan budaya. Diano mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan, “Bismillahirrohmanirrohiim,” dan secara resmi membuka kegiatan workshop.

Acara ini adalah angkatan ke-5 dan merupakan bagian dari upaya Kabupaten Pasuruan dalam mengembangkan perpustakaan sebagai wahana pendidikan yang strategis untuk membentuk masyarakat yang berpengetahuan dan berdaya saing tinggi. (Ali/WJ)

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar

×