Kendala Pemasaran Buah Mangga Wonokerto: Menembus Pasar Ekspor

admin

PASURUAN (dialogmasa.com) – Desa Wonokerto, yang terletak di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan, saat ini memasuki tengah musim mangga. Kepala Desa Wonokerto, Sugiono, memberikan wawancara eksklusif mengenai musim mangga di desanya pada Minggu, 24 September 2023.

Menurut Sugiono, musim mangga di Desa Wonokerto panen sekali selama setahun namun memanjang sekitar bulan 7 hingga bulan 10, sebagai mana keterangan Kepala Desa Wonokerto Sugiono, puncak panen terjadi di bulan Oktober. “Setiap tahun, kita panen mangga tiga kali: awal musim di bulan Juli-Agustus, pertengahan musim di bulan September, dan panen raya pada bulan Oktober,” jelas Sugiono.

Proses Panen Mangga
Proses Memanen Buah Mangga

Mangga menjadi komoditas utama di Desa Wonokerto, menyumbang sekitar 80% pendapatan penduduk setempat, termasuk petani, pekerja, dan pedagang buah mangga. Meskipun demikian, Desa Wonokerto masih menghadapi kendala dalam pemasaran produk buah mangga mereka.

Sugiono menyampaikan, “Kesulitan kita di bidang pemasaran adalah belum dapat menembus pasar ekspor. Saat ini, pemasaran masih berfokus pada pasar lokal di pulau Jawa, Bali, Sumatra, dan sebagian Kalimantan.”

Kebun Mangga
Kebun Buah Mangga

Namun, ada kabar baik bagi para pembeli. Buah mangga asli dari Desa Wonokerto tersedia baik dalam skala eceran maupun grosiran, memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh Jawa Timur dan bahkan di luar Jawa Timur.

“Pembelian mangga kita tersedia dalam skala eceran dan grosiran,” tutup Kepala Desa Wonokerto.

Jurnalis: Ali
Editor: Wardah

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar

×