Melestarikan Minuman Tradisional Jamu Kebunagung Untuk Hidangan Lebaran

nasuchassano_

PASURUAN (dialogmasa.com)- Pasuruan memiliki minuman khas tradisional yang terbuat dari berbagai jenis rempah. Diantaranya; kapulaga, lada, kayu manis, cengkeh, gula jawa, sereh, cabe dan bunga pala.

Minuman ini disebut Jamu Belik atau lebih dikenal Jamu Kebunagung (karena menurut masyarakat minuman ini berasal dari kampung Belik).

Selain kaya akan rempah, minuman ini juga memiliki khasiat, yaitu untuk menjaga kebugaran, menurunkan kolestrol, meredakan batuk berdahak, menghangatkan tubuh, sakit tenggorokan dan mengatasi perut kembung.

Banyak masyarakat Pasuruan yang masih memproduksi minuman ini. Baik untuk dijual atau untuk dikonsumsi sehari hari. Terutama untuk hari hari besar seperti bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Menurut Chanifah, salah satu ibu rumah tangga yang berasal dari desa Mancilan mengatakan; setiap tahun menjelang Ramadhan ia selalu membuat Jamu Kebunagung untuk persediaan selama Ramadhan dan lebaran.

“Saya memang menjual racikan atau rempah rempahnya Jamu Kebunagung. Karena peminatnya juga banyak apalagi mendekati lebaran. Baik dari tetangga sendiri bahkan dari kota Malang,” jelasnya

Banyak masyarakat Pasuruan yang menjadikan minuman ini sebagai hidangan khas waktu lebaran. Selain praktis, minuman ini juga cocok dihidangkan dingin atau hangat.

Ketika lebaran banyak masyarakat luar kota yang bertamu dan mencicipinya. Tidak heran, jika minuman ini dijadikan sebagai oleh-oleh ketika berkunjung ke Pasuruan. Dengan demikian minuman ini akan banyak dikenal oleh masyarakat luas. Sebagaimana yang dikatakan Chanifah pada tim dialogmasa (Minggu 14/04/2024).

Baca Juga: Temporary Shelter, Bantu Nelayan Tinggal di Hunian Sementara yang Layak

“Minuman ini cukup praktis dan cocok untuk dicampur es atau dijadikan wedang. Setiap lebaran saya selalu menghidangkan untuk tamu lokal atau luar kota. Ya tujuannya untuk memperkenalkan minuman khas Pasuruan ini pada saudara-saudara kita yang jauh, mereka juga senang, banyak yang suka.” pungkasnya.

Reporter : Nana

Editor: WJ

 

Postingan Terkait

Satu pemikiran pada “Melestarikan Minuman Tradisional Jamu Kebunagung Untuk Hidangan Lebaran”

  1. Ping-balik: Perayaan Hari Raya Kupat Dengan Preferensi Lokal Di Dusun Wonokerso - Dialogmasa

Tinggalkan komentar

×