Naas bagi Santi, Berharap Makan Durian dengan Gebetan Malah Terima Pukulan dan Perampokan

admin

MOJOKERTO (dialogmasa.com)- Santi (20thn) Gadis asal Desa Baureno, Jatirejo, Mojokerto ini dipukuli dan dirampok pria yang baru ia kenal melalui Facebook.

Apa yang menimpa Santi viral di sosial media setelah video berdurasi 30 detik di unggah ke grub FB Mojokerto.

Seperti dilansir dari detik, Santi mengaku dipukuli seorang pria. Sehingga terdapat luka benjol persis di bawah mata kirinya. Tidak hanya itu, pelaku juga merampas ponsel pintar (smartphone) dan sepeda motor miliknya.

Kepala Desa Baureno Abdori menyampaikan bahwa dirinya mengetahui jika warganya dipukuli orang dari temannya Kades Jabung.

“Awalnya saya ditelepon Kades Jabung kalau ada warga saya dipukuli orang kondisinya syok. Kemudian saya datang ke lokasi,” kata Abdori kepada wartawan, Minggu (22/10/2023).

Ketika ia temui di Desa Jabung, lanjut Abdori, kondisi Santi menderita luka lebam di bawah mata sisi kiri. Gadis berjilbab itu masih menangis karena syok. Saat itu, sejumlah anggota patroli Polsek Jatirejo sudah berada di lokasi.

Meski begitu, Santi masih mampu menceritakan kronologi kasus ini kepada Abdori. Korban mengaku kenal dengan seorang pria dari Facebook. Kemudian siang tadi, Santi bertemu dengan pria tersebut di Desa Dinoyo, Kecamatan Jatirejo.

“Dari Dinoyo, korban dibonceng pelaku ke Wonosalam, alasannya untuk beli pulsa dan makan durian,” terangnya.

Ketika itu, Santi dibonceng pelaku menggunakan sepeda motornya sendiri, yakni Honda Beat warna hitam nopol W 2243 YU. Ketika sampai di jalan tengah hutan Desa Jabung, pelaku menghentikan laju sepeda motor tersebut. Kemudian pelaku memukuli korban untuk merampas ponsel dan sepeda motornya.

“Yang dirampas HP dan motor korban. Korban dipukuli untuk merampas itu,” jelas Abdori.

Masih abdori, “(Santi) Sudah dibawa ke Polsek (Jatirejo), tapi kondisi korban masih syok. Sehingga belum bisa dimintai keterangan. Korban dibawa ke puskesmas,” tambahnya.

Jurnalis: Al
Editor: Wd

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar

×