Pasar Desa Rembang, Menjadi Solusi Ekonomi Desa dan Pusat Belanja yang Dekat Bagi Masyarakat

admin

PASURUAN (dialogmasa.com) – Pasar Desa Rembang tak hanya menjadi pusat perputaran ekonomi bagi para pedagang, tetapi juga menjadi akses belanja yang mudah dan dekat bagi masyarakat.

Pasar ini diramaikan oleh lebih dari 20 kios yang menawarkan berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk jasa servis komputer dan laptop yang dijalankan oleh Fathan, salah satu pengusaha di pasar tersebut.

Fathan telah menekuni usaha jual beli dan servis komputer/laptop di Pasar Desa Rembang sejak tahun 2015. Lebih dari 10 tahun pengalamannya, ia telah membangun pelanggan tetap dan mampu bertahan di tengah persaingan usaha. “Apapun usahanya, kalau kita tekun pasti bisa berhasil,” ujar Fathan kepada Dialogmasa, Rabu (01/05/24).

Meski usahanya telah berjalan dengan baik, Fathan tidak menampik bahwa masih ada ruang untuk pengembangan kedepannya. “Harapan saya kepada pengelola pasar desa, agar ada perencanaan letak dan bangunan kios yang lebih baik. Kios saya sekarang ini tertutup bangunan lain di depannya, jadi agak sulit dilihat dari jalan,” ungkap Fathan.

Bagi masyarakat yang ingin membeli atau memperbaiki laptop dan komputer, Fathan dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0852-0322-4197.

Pasar desa seperti Pasar Desa Rembang merupakan pusat ekonomi masyarakat Desa. Dengan dukungan dan kolaborasi pemerintah desa, pemerintah daerah dan pengelola pasar, pasar desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang berpotensi semakin maju.

Baca Juga: Kiat Pemerintah Maksimalkan Potensi Wisata Daerah Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Tentang apakah ada agenda revitalisasi atau program lain untuk kemajuan pasar desa ini, Kepala Desa setempat belum memberikan jawaban hingga berita ini ditayangkan.

Jurnalis: Ali

Editor: WJ

Postingan Terkait

Satu pemikiran pada “Pasar Desa Rembang, Menjadi Solusi Ekonomi Desa dan Pusat Belanja yang Dekat Bagi Masyarakat”

  1. Ping-balik: Menengok Aktifitas Masyarakat Siyar Rembang, Desa Pengrajin Bambu - Dialogmasa

Tinggalkan komentar

×