Pupuk Sulit Didapatkan, Petani Desa Andonosari Berharap Pemerintah Perhatikan Ketersediaan Pupuk

wrdmfd_

PASURUAN (dialogmasa.com) – Di tengah ladang-ladang subur di Desa Andonosari, aktivitas pertanian menjadi pemandangan sehari-hari yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, Jumat (19/04/2024).

Seorang petani Jarwo (54) berbagi pengalamannya dalam menanam tomat konsumsi dan tomat pembibitan.

“Saya menanam dua jenis tomat. Pertama, tomat konsumsi yang kami jual di pasar. Dan kedua, tomat pembibitan, yang bijinya kami ambil untuk dijual ke pabrik,” ucapnya.

Jarwo juga mengeluh sulit mendapatkan pupuk karena adanya aturan dari pemerintahan, dan menjadi kendala utama untuk memperbaiki perawatan tanaman.

“Kami menggunakan berbagai macam obat pertanian seperti racun, pupuk daun, dan obat pengendali hama untuk merawat tanaman kami,” jelasnya.

Masih Jarwo, “Aturan dari pemerintah membuat pembelian bahan-bahan pertanian menjadi sulit,” tambahnya.

Baca Juga: Sekilot Desa Tambak Lekok, Sebuah Tradisi di Hari Raya Idhul Fitri

Harapannya untuk masa depan, Jarwo mengungkapkan, “Kami berharap untuk tahun-tahun mendatang, situasi ini bisa membaik. Semoga pemerintah dapat menyediakan pupuk dengan lebih mudah, sehingga pertanian kami bisa berkembang tanpa terlalu banyak beban bagi kami para petani.” tutupnya.

Hingga berita ini dinaikkan, team media berusaha mendapatkan penjelasan dari dinas terkait untuk solusi pupuk kedepannya.

 

Reporter : wrd

Editor: WJ

 

Postingan Terkait

Satu pemikiran pada “Pupuk Sulit Didapatkan, Petani Desa Andonosari Berharap Pemerintah Perhatikan Ketersediaan Pupuk”

  1. Ping-balik: Petani Tomat Tidak Perlu Hawatir, Pupuk Organik Cair Bisa Menjadi Alternatif Pengganti Pupuk Kimia - Dialogmasa

Tinggalkan komentar

×