Wanita di Gempol Menduga Dirinya Kena Tipu Pria yang Mengaku Petugas BPOM

admin

PASURUAN (dialogmasa.com) – Nadifa (34), pemilik toko warga Dusun Kedamean Desa Kepulungan Kecamatan Gempol mengaku menjadi korban dugaan penipuan.

Dirinya menceritakan, pada hari Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 10.00 WIB tokonya tiba-tiba didatangi seorang pria yang mengaku sebagai petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Setelah memperkenalkan diri sebagai petugas serta gaya berbicara yang meyakinkan, Nadifa pun akhirnya percaya dengan terduga pelaku.

“Beberapa dagangan diantaranya berupa minuman susu kemasan siap minum saya keluarkan untuk diperiksa masa kadaluarsanya,” ungkapnya.

Tak berselang lama setelah melakukan pengecekan dan pendataan, terduga pelaku akhirnya mengatakan bahwa susu tersebut dianggap sudah mendekati kadaluarsa (expired).

Baca Juga: Pelaku UMKM Bantal Harvest Kabupaten Pasuruan Dituntut 1,6 M Menyebut Lebih Baik Ditahan

Berdalih akan menukar dengan masa expired yang lebih lama, terduga pelaku membawa sejumlah barang dari toko Nadifa.

“Dia membawa 4 karton susu untuk ditukar yang baru,” terangnya.

Dirinya pun baru sadar telah menjadi korban dugaan penipuan setelah ditunggu hingga sore hari terduga pelaku tak kunjung kembali ke tokonya.

Atas kejadian ini, dirinya pun berpesan kepada pemilik toko lainnya agar lebih berhati-hati serta waspada dan tidak mudah percaya apabila ada seseorang yang mengaku dari instansi tertentu tanpa menunjukan identitas dan surat tugas yang jelas untuk memeriksa barang dagangan.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak media belum berhasil mendapatkan konfirmasi resmi dari BPOM, dan terus mencoba memperoleh informasi yang sesuai terkait kejadian tersebut.

Jurnalis: Ali

Editor: WJ. 

Tags

Postingan Terkait

Satu pemikiran pada “Wanita di Gempol Menduga Dirinya Kena Tipu Pria yang Mengaku Petugas BPOM”

  1. Ping-balik: Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakan BPOM yang Bawa Kabur Barang Dagangan - Dialogmasa

Tinggalkan komentar

×